Assalamualaikum
Happy Valentine's Day bagi yang merayakan. Apa yang kalian lakukan hari ini, teman? Nge-date kah? Jalan-jalan kah? Nonton kah? Bikin kue kah?
Sama siapa? Pacar kah? Teman-teman kah? Atau keluarga? Siapa pun itu, semoga hari ini berkesan yah. Hmm..sementara, gue nggak melakukan hal yang spesial. Bukannya ngga mau ngerayain, tapi emang situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan bagi gue untuk merayakannya. Selain, bagi gue pribadi rasanya hari kasih sayang itu emang nggak harus ada tanggal 14 Februari aja. Lagipula, kemaren gue denger di radio, pas ada acara ceramah singkat gitu yang kebetulan ngebahas soal hari Valentine. Gue lupa detailnya gimana karena cuma dengerin sepintas lalu ajah. Tapi kuping gue menangkap satu kalimat yang membekas di pikiran gue. Si penceramah berkata bahwa merayakan Hari Valentine hukumnya haram bagi umat Muslim. Ehm. Wallahu A'lam.
Hari ini gue bangun siang seperti biasa, lalu melakukan rutinitas gue yaitu sarapan menjelang siang, nonton TV bareng Ibu dan tumben nih, gue mandi. Hehehe. Biasanya, kalo lagi liburan gue cuma mandi sekali aja dalam sehari. Biasanya sore doang. :p
Mungkin ada hubungannya sama Creme Bath yang baru gue beli seminggu lalu. Gara-gara sabun krim cair baru itu lah gue jadi rajin mandi.
Sorenya gue nemenin Ade booking tempat buat ultahnya besok. Tapi sayang, berhubung besok tanggal merah Maulid Nabi, jadi nggak bisa di booking tempatnya. Selebihnya, nggak ada yang spesial sih.
Sekarang, gue rebahan di kamar dengan nikmatnya. Di bawah AC, maenan bebe, pokoknya santai abis. Nah, posisi begini nih yang seringkali bikin gue galau mendadak. Kenapa? Karena gue jadi lebih punya banyak kesempatan untuk mikir. Sialnya, kali ini gue kepikiran si dia. Gue bingung harus nyebut dia apa. Pacar..tapi udah ngga pernah kontak lagi. Mantan, tapi nggak ada kata putus. Iya, gue digantung. Setidaknya, gue merasa digantung.
Gue emang udah bisa melalui badai hebat yang pernah menghantam gue setengah tahun lalu. Tapi gue juga nggak mau munafik dengan bilang bahwa gue udah bisa lupain dia. Nggak juga. Gue tau, ini udah jalan hidup gue. Allah pasti punya maksud baik untuk gue, dan apa yang terjadi harus gue syukuri. Allah tau yang terbaik bagi gue, sehingga mungkin aja Dia justru sedang menghindari gue dari sesuatu yang tidak baik. Atau, Allah hanya sedang menunda kebahagiaan gue, sedang menguji kesabaran gue, untuk kemudian menaikkan derajat gue dimataNya. Amin.
Tapi, tetep aja ada saatnya gue justru berharap ini adalah mimpi buruk gue yang panjang. Kemudian ada seseorang yang akan bangunin gue, atau ada suara musik tukang roti keliling yang menyadarkan gue dari tidur yang nggak nyaman ini. Gue berharap pas gue bangun, gue akan tetep baca sms-sms dia yang terkirim waktu gue udah tidur. Atau baca wall post dari dia di notification Facebook gue.
Gue berharap ini beneran mimpi.
Tapi nggak ya? Ini bukan blog dalam mimpi gue kan?
Baiklah, kalo gitu. Berarti gue harus kembali ke realita bahwa gue memang sedang disayang Allah dengan caraNya yang sungguh...hanya Dia yang tau.
Wassalamualaikum.
Nb. U're just too good to forget.
No comments:
Post a Comment